Kamis, 15 Januari 2015

Yamaha MT-09 dan WR 250 Debut di IMOS 2014

Bogor, KompasOtomotif – Sesuai pernyataan Direktur Marketing Yamaha Indonesia Yutaka Terada pada Mei lalu, moge terbaru MT-09 dan WR 250 dipastikan melakukan debut pada perhelatan sepeda motor terbesar Indonesia Motorcycle Show (IMOS) yang akan digelar 29 Oktober 2014.
“MT-09 dan WR 250 akan diluncurkan pada Februari 2015, di IMOS sudah bisa dipesan,” ujar Terada singkat di sela acara Track Day R-Series di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/9/2014).
Kedua model tersebut bakal melengkapi jajaran model impor (CBU) yang telah dimiliki Yamaha Indonesia. MT-09 dan WR 250 menawarkan rasa berbeda dari empat model yakni R1, R6, T Max, dan V-Max yang sudah dipasarkan sebelumnya.
MT-09 merupakan sepeda motor dual purpose bermesin 3-sillnder 847 cc,  buat berlaga di jalan aspal dan semi off-road. Sementara WR250 memiliki keahlian “menggaruk tanah” dengan kekuatan dari mesin berkapasitas 250 cc.
Read More

Rabu, 14 Januari 2015

Pesaing Juke dan HR-V dari Toyota Mejeng di Paris

Paris, KompasOtomotif - Setelah muncul hanya dalam bentuk gambar digital dan teaser(gambar penggoda), Toyota akhirnya resmi memperkenalkan konsep crossover terbaru, C-HR, pada ajang Paris Motor Show 2014.

C-HR akan mengusung teknologi hibrida, disesuaikan dengan misi Toyota yang ingin lebih ramah lingkungan menggunakan sumber daya alternatif. Seperti dilansir Autoevolution, Kamis (2/10/2014), mesin konvensional akan terhubung dengan sistem gerak roda depan, sedangkan penggerak roda belakang akan terhubung dengan motor listrik.

Raksasa otomotif asal Jepang ini langsung menempatkan C-HR sebagai calon lawan dari Honda HR-V atau lebih dikenal dengan nama Vezel di Eropa dan juga Nissan Juke. Hanya saja belum ada informasi kapan C-HR ini akan masuk jalur produksi.

Futuristik
Desainnya memang terlihat futuristik, dengan lengkungan bodi dan bagian belakang yang unik seperti Juke. Masih memperlihatkan konsep bodi dua pintu dan atap yang pendek. Wajah depan agresif dengan headlamp model LED yang ramping.

Gril terlihat sempit untuk memberikan ruang buat lambang Toyota yang lebih besar. Saluran udara pada dua sisi bemper dibuat miring, berpadu dengan DRL (day-time running lights). Bagian belakang dengan lapisan lampu LED termasuk di spoiler, disempurnakan dengan sentuhan berlian yang dipinjam dari Lexus NX.
Read More

Tantangan Menghadang Mobil Otonomos Google

California, KompasOtomotif – Walau terlihat sebagai terobosan teknologi canggih, pengembangan mobil otonomos Google tidak mudah dilakukan. Hingga saat ini Google mengatakan, kreasi mereka masih harus menghadapi berbagai tantangan sebelum bisa dikomersialkan.
Di jalan umum prototipe yang kini masih diuji bisa digunakan normal. Tapi menurut MIT Technology Reviewmasih ada kelemahan fundamental. Pengembangan yang dilakukan mengandalkan pemetaan tiga dimensi. Fitur berisi peta, verifikasi manusia, berikut data lainnya ini dimasukan ke mobil otonomos sebelum dikirim untuk diuji.
Masalahnya, peta tiga dimensi itu tidak dilengkapi program penyesuaian terhadap perubahan di dunia nyata. Sebagai contoh, bila posisi lampu merah di persimpangan jalan diubah, mobil otonomos tidak akan mengindentifikasikan itu sebagai perubahan dan tetap mematuhi informasi lama.
Kendala lain, mobil otonomos Google memang bisa mendeteksi elemen kejutan di jalan, tapi terkadang reaksinya berlebihan. Secarik kertas bisa dianggap sebongkah batu bila dilemparkan di depan mobil. Sistem juga bisa menganalisa pejalan kaki, namun belum bisa menginterpretasikan gestur seseorang yang ada di depannya.
Sama seperti perusahaan lain yang ikut mengetes mobil otonomos di California, semua unit kesulitan menghadapi skenario tersulit, yakni perubahan cuaca dari normal menjadi hujan atau salju.
Hal lain, awalnya Google mengatakan mobil mereka tidak memerlukan pedal dan setir, namun kemudian peraturan baru mewajibkan kedua perangkat itu ada.
Meski demikian, Chris Urmson, Kepala Pengembangan Mobil Otonomos Google meyakini tidak ada tantangan yang menghalangi teknologi ini masuk ke pasaran. Ia percaya para insinyur akan memecahkan setiap masalah dengan target bisa digunakan masyarakat dalam lima tahun ke depan.
Read More

Dikritik Media dan Pemilik, Infiniti Perbaiki Kemudi Q50

New York, KompasOtomotif - Infiniti bereaksi setelah banyak media dan pemilik mengkritik penggunaan sistem kemudi elektrik Direct Active Steer (DAS) pada sedan terbaru Q50. Pada 2016, sistem kemudi di setir bakal memakai teknologi “lama” berbasis hidrolik.
“Beberapa anggota dari komunitas, termasuk media, menyarankan mobil ini seharusnya punya rasa mengemudi yang mirip sedan sport G,” kata Kepala rencana pengembangan produk Infniti Keith St Clair, kepada Car and Driver, pekan lalu.
Menurutnya, perbaikan telah mulai dikerjakan. Q50 bakal dibekali power steering dengan sistem hidrolik milik G37. Fitur ini khusus buat varian yang tidak dilengkapi DAS sebagai perlengkapan standar. Namun penggantian ini baru berlaku untuk model yang dipasarkan di AS. Belum ada keterangan untuk pasar lain, termasuk Indonesia.
Banyak yang mengatakan, mengemudi dengan sistem drive by wire seperti DAS mengurangi rasa sporty dan tidak presisi. Setir terlalu enteng dan menghilangkan rasa permukaan jalan. Kalkulasi keputusan pengemudi sering kali diambil dari situ, makanya buat yang belum terbiasa bisa canggung.
Pada 2016, perbaikan tidak hanya terjadi di kemudi. St Clair juga mengindikasikan Q50 akan dilengkapi dengan berbagai perubahan sasis dan penampilan.
Read More

Ini Alasan Peugeot Absen di IIMS 2014

Jakarta, KompasOtomotif – Proton bukan satu-satunya merek yang absen di IIMS 2014. “Singa Perancis” Peugeot juga tidak masuk dalam daftar 36 merek anggota Gaikindo peserta ajang otomotif terakbar di Indonesia tersebut.
Chief Executive Officer PT Astra International-Peugeot (Peugeot Indonesia) Constantinus Herlijoso mengatakan, alasan utama absen di IIMS karena memang tidak ada produk baru di tahun ini. Alasan lain, Peugeot juga sedang fokus jelang Paris Motor Show yang akan digelar pada 4-19 Oktober 2014.
“Kebetulan produk line-up dari pusat belum ada sesuatu yang baru. Produk baru itu tersedia di semester kedua, jadi mungkin sampai di Indonesia paling cepat awal tahun 2015,” ujar Herlijoso kepada KompasOtomotif, Rabu (3/9/2014).
Pada IIMS 2013, jagoan Peugeot hanya 208 GTI. Varian performa dengan mesin EP6CDTX Turbo 1.6 liter bertenaga 200 PS ini dijual dengan harga Rp 565,2 juta (off the road). Setahun sebelumnya, hatchback 208 sudah pernah melantai di IIMS 2012.
Hingga saat ini, Peugeot Indonesia minim aktivitas. Dari Januari hingga Juli 2014, hanya ada 36 unit yang berhasil terjual menurut data wholesales Gaikindo. Terdiri dari enam unit 207, lima unit 3008, delapan unit 408, dua unit 508, delapan unit 5008, dan tujuh unit RCZ.
Read More

Ini Detail "Senjata" Suzuki di MotoGP 2015

Cologne, KompasOtomotif – Bersamaan dengan konfirmasi pebalap Suzuki MotoGP 2015 yang akan diisi Aleix Espargaro dan Maverick Vinales, Suzuki juga memberikan detail lebih banyak tentang GSX-RR. Sepeda motor tersebut akan dipakai kedua pebalap untuk berkompetisi.

Suzuki menarik diri dari aktivitas MotoGP karena alasan finansial akhir 2011 silam. Sebelumnya, sejak 2002, saat regulasi mengharuskan semua tim berpindah dari 500cc 2-tak menjadi mesin 4-tak, tim ini hanya merasakan satu kemenangan.

Mesin terakhir yang dipakai adalah GSV-R berkonfigurasi V4. Peraturan menyebut semua tim harus punya sepeda motor bermesin 4 silinder. Mesin Suzuki saat itu sama dengan Honda dan Ducati yang punya konfigurasi V, sementara Yamaha 4 silinder segaris.

Saat memulai pengembangan kendaraan baru pada 2012, Suzuki berpindah konfigurasi menjadi empat silinder segaris dengan kode sepeda motor XRH-1.

Konfigurasi baru dengan empat silinder segaris disebut sangat kuat, fleksibel, efisien, dan tangguh. Sasis membentuk lay out yang membuat sepeda motor lebih ramping demi memperbaiki manuver, aerodinamika, dan keseimbangan.

Musim depan, sebagai pemain baru, Suzuki masih bisa menikmati keuntungan seperti kelas openhingga 2016, saat ECU diwajibkan sama. Keuntungannya termasuk bensin lebih banyak 4 liter, ganti mesin sampai 12 kali, boleh mengembangkan mesin, pakai ban lebih lunak dan kesempatan tes yang lebih banyak.

Berikut spesifikasi lengkap Suzuki GSX-RR:
Panjang X lebar X tinggi : 2.096mm x 720mm x 1.140mm
Jarak sumbu roda : 1.457mm
Bobot : 160 kg (berdasar regulasi)
Tipe mesin: pendingin cairan, empat silinder segaris 4-tak, DOHC, 4 katup
Kapasitas : 1.000cc.
Tenaga maksimal: lebih dari 230 PS
Tipe sasis : Twin-spar aluminum.
Ban (depan/belakang): 16,5 inci/16,5 inci
Suspensi depan: Ohlins, inverted fork.
Suspensi belakang: Ohlins.
Rem (depan/ belakang): Carbon disksteel disk, Brembo.
Read More

Senin, 05 Januari 2015

Lima Warna Skutik Retro Penggoda Anak Muda

Jakarta, KompasOtomotif – Retro bukan berarti tidak update. Ketika sesuatu menggunakan kata ”retro” sebagai embel-embel di masa sekarang, seharusnya siap dengan penyesuaian agar tak ketinggalan zaman. Filosofi itu pula yang dipakai produsen sepeda motor untuk menelurkan konsep ”jadul” pada produknya.

Penerapan warna pada produk misalnya, tidak harus identik dengan kesan kuno. Justru warna-warna semarak akan membuat penampilan lebih menarik. PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menyadarinya dan membuat penampilan Fino FI terbaru semakin atraktif dengan banyak pilihan warna.

Ketika dikenalkan awal 2014 lalu, model ini langsung menggebrak dengan lima pilihan warna. Meski tak sebanyak tipe lama yang mengusung tujuh pilihan warna, namun model ini diyakini sudah mewakili. Tujuh warna itu dibagi menjadi dua genre, sporty dan klasik.
Di deretan sporty ada tiga warna, exciting red, sporty blue, dan stylish green. Atau sebut saja merah, biru, dan hijau. Agar semakin modern meski bertampang retro, semua warna dipasangkan dengan dasar warna putih. Semuanya lantas diberi finishing grafis meriah yang berkesan sporty.

Sementara di genre klasik lebih mengedepankan paduan warna dan grafis elegan. Dua warna utamanya Black Diamond dan Red Wine alias hitam dan merah anggur. Selain stiker, juga terdapat emblem tiga dimensi pada bodi.

Paduan warna ini dipasangkan dengan desain yang terinspirasi mobil mewah ikonis. Terbukti, penjualan model ini menunjukkan tren naik sejak awal tahun. YIMM pernah menyebut, grafis dan warna baru untuk Fino ini cukup sukses diterima pasar.
Read More