Rabu, 14 Januari 2015

Ini Detail "Senjata" Suzuki di MotoGP 2015

Cologne, KompasOtomotif – Bersamaan dengan konfirmasi pebalap Suzuki MotoGP 2015 yang akan diisi Aleix Espargaro dan Maverick Vinales, Suzuki juga memberikan detail lebih banyak tentang GSX-RR. Sepeda motor tersebut akan dipakai kedua pebalap untuk berkompetisi.

Suzuki menarik diri dari aktivitas MotoGP karena alasan finansial akhir 2011 silam. Sebelumnya, sejak 2002, saat regulasi mengharuskan semua tim berpindah dari 500cc 2-tak menjadi mesin 4-tak, tim ini hanya merasakan satu kemenangan.

Mesin terakhir yang dipakai adalah GSV-R berkonfigurasi V4. Peraturan menyebut semua tim harus punya sepeda motor bermesin 4 silinder. Mesin Suzuki saat itu sama dengan Honda dan Ducati yang punya konfigurasi V, sementara Yamaha 4 silinder segaris.

Saat memulai pengembangan kendaraan baru pada 2012, Suzuki berpindah konfigurasi menjadi empat silinder segaris dengan kode sepeda motor XRH-1.

Konfigurasi baru dengan empat silinder segaris disebut sangat kuat, fleksibel, efisien, dan tangguh. Sasis membentuk lay out yang membuat sepeda motor lebih ramping demi memperbaiki manuver, aerodinamika, dan keseimbangan.

Musim depan, sebagai pemain baru, Suzuki masih bisa menikmati keuntungan seperti kelas openhingga 2016, saat ECU diwajibkan sama. Keuntungannya termasuk bensin lebih banyak 4 liter, ganti mesin sampai 12 kali, boleh mengembangkan mesin, pakai ban lebih lunak dan kesempatan tes yang lebih banyak.

Berikut spesifikasi lengkap Suzuki GSX-RR:
Panjang X lebar X tinggi : 2.096mm x 720mm x 1.140mm
Jarak sumbu roda : 1.457mm
Bobot : 160 kg (berdasar regulasi)
Tipe mesin: pendingin cairan, empat silinder segaris 4-tak, DOHC, 4 katup
Kapasitas : 1.000cc.
Tenaga maksimal: lebih dari 230 PS
Tipe sasis : Twin-spar aluminum.
Ban (depan/belakang): 16,5 inci/16,5 inci
Suspensi depan: Ohlins, inverted fork.
Suspensi belakang: Ohlins.
Rem (depan/ belakang): Carbon disksteel disk, Brembo.
Read More

Senin, 05 Januari 2015

Lima Warna Skutik Retro Penggoda Anak Muda

Jakarta, KompasOtomotif – Retro bukan berarti tidak update. Ketika sesuatu menggunakan kata ”retro” sebagai embel-embel di masa sekarang, seharusnya siap dengan penyesuaian agar tak ketinggalan zaman. Filosofi itu pula yang dipakai produsen sepeda motor untuk menelurkan konsep ”jadul” pada produknya.

Penerapan warna pada produk misalnya, tidak harus identik dengan kesan kuno. Justru warna-warna semarak akan membuat penampilan lebih menarik. PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menyadarinya dan membuat penampilan Fino FI terbaru semakin atraktif dengan banyak pilihan warna.

Ketika dikenalkan awal 2014 lalu, model ini langsung menggebrak dengan lima pilihan warna. Meski tak sebanyak tipe lama yang mengusung tujuh pilihan warna, namun model ini diyakini sudah mewakili. Tujuh warna itu dibagi menjadi dua genre, sporty dan klasik.
Di deretan sporty ada tiga warna, exciting red, sporty blue, dan stylish green. Atau sebut saja merah, biru, dan hijau. Agar semakin modern meski bertampang retro, semua warna dipasangkan dengan dasar warna putih. Semuanya lantas diberi finishing grafis meriah yang berkesan sporty.

Sementara di genre klasik lebih mengedepankan paduan warna dan grafis elegan. Dua warna utamanya Black Diamond dan Red Wine alias hitam dan merah anggur. Selain stiker, juga terdapat emblem tiga dimensi pada bodi.

Paduan warna ini dipasangkan dengan desain yang terinspirasi mobil mewah ikonis. Terbukti, penjualan model ini menunjukkan tren naik sejak awal tahun. YIMM pernah menyebut, grafis dan warna baru untuk Fino ini cukup sukses diterima pasar.
Read More

Toyota Innova Punya Edisi Terbatas

New Delhi, KompasOtomotif – Toyota Kirloskar Motor (TKM) merilis Innova edisi khusus untuk pasar India. Hanya 1.500 unit yang akan diproduksi, dan cuma tersedia dalam dua pilihan warna, Bronze Mica Metallic (warna baru) dan Silver Mica Metallic.

Edisi khusus ini dibuat dari tipe GX bermesin diesel, yang akan mendapat pilihan konfigurasi tempat duduk tujuh atau delapan penumpang. Standar emisi gas buang sudah mencapai Euro3 bahkan mendekati Euro4.

Ciri-cirinya, di luar terdapat emblem ”Limited Edition” di bagian belakang. Lampu utama dan belakang diberi pinggiran krom, sementara di samping ada grafis khusus yang bisa dipakai untuk membedakan tipe.
Di dalam, sistem hiburan standar sudah cukup baik yang bisa memutar file dari DVD, CD, USB, Aux-in, serta bisa terkoneksi dengan Bluetooth. Jok bahan kain (fabric) mendapat dua warna, termasuk door trim. Sementara buat fitur safety, kantung udara dan ABS (Anti-lock Braking System) sudah menjadi peranti standar.

Tipe baru ini mulai dijual antara September dan November 2014. Itu pun tidak akan dipasarkan di seluruh kota, namun hanya disebar di beberapa kota besar India.
Read More

Setahun Berdiri, TACI Kumpulkan 400 Anggota

Jakarta, KompasOtomotif - Para pengguna setia Toyota Avanza yang tergabung dalam komunitas Toyota Avanza Club Indonesia (TACI) merayakan hari jadi yang pertama, Senin (1/9/2014). Meski baru seumur jagung, TACI sudah memiliki 400 anggota resmi yang terdaftar dari seluruh wilayah Indonesia.

Menariknya, acara peringatan har jadi pertama TACI diselenggarakan serentak di 10 kota perwakilan TACI. Mulai dari Medan, Palembang, Bandar Lampung, Bandung, Sukabumi, Cirebon, Tegal, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar.

“Acara syukuran ini dikemas secara sederhana tetapi hikmat, titik berat lebih kepada renungan, introspeksi dan koreksi selama setahun perjalanan,” ujar Inoi, Ketua Umum TACI dalam keterangan resmi yang diterima KompasOtomotif, Rabu (3/9/2014).
Dalam setahun berdirinya TACI, komunitas ini sudah melakukan berbagai kegiatan positif dalam lingkup lokal daerah atau nasional. Mulai dari pelatihan perawatan, dress-up kendaraan, kunjungan ke Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM), bakti sosial di panti asuhan, membantu korban bencana alam, aksi peduli tanam pohon untuk reboisasi, dan lain sebagainya.
Di bawah naungan TACI para anggota wajib menjalankan visi dan misi komunitas, sebagai wadah silaturahim bagi pengguna Avanza yang bisa memberikan manfaat bagi anggota. Selain itu, berguna bagi masyarakat umum dan berperan aktif ikut meramaikan dinamika dan perkembangan klub dan komunitas otomotif nasional.
Read More

Rombak Kaki-kaki demi Kompetisi "Off-Road"

Jakarta, KompasOtomotif — Daniel Zebedeus, salah satu pemodifikasi spesialis mobil off-road asal Bandung, mempunyai ramuan khusus meracik Cherokee XJ. Tentunya bertujuan agar lebih terampil melibas rintangan berupa gundukan tanah dan tikungan bergelombang, khas medan off-road.

Populasi mobil dengan ciri khas SUV Amerika Serikat ini di balapan off-road Indonesia memang cukup populer. Menurut Daniel, alasan utamanya karena XJ mempunyai sasis yang kuat dan lentur, jarak poros roda 2.576 mm cocok digunakan “melibas” berbagai rintangan tanah. Selain itu, XJ gampang dicari dan harga relatif terjangkau.
Namun, ada satu kekurangan, "kaki" depan XJ menggunakan solid axle. Daniel mengungkapkan, spesifikasi ini masih kurang mantap dibanding kontestan lain. Solusi dari masalah dijawab dengan lantang. Solid Axle dipensiunkan, diganti suspensi independen khusus buat roda depan.

Dalam keterangan resmi dari SMN Sport, pekan lalu, disebutkan, transformasi dari solid axlemenjadi independen pada kaki depan Cherokee XJ diklaim sebagai yang pertama di dunia. Hal ini disimpulkan dari berbagai komentar di forum khusus off-road dan Cherokee.
300 tk
Ubahan ekstrem tidak hanya itu. Di bagian mesin, mesin asli 6-silinder segaris, 4.0L diganti memakai mesin Toyota 1JZ 6-silinder segaris, 2.5L, yang sudah dilengkapi turbocharger. Kemampuannya bertambah dua kali lipat, tenaga sekarang sekitar 300-350 PS.

Cherokee XJ milik Daniel yang bergabung di tim 7Saudara akan bertanding di putaran ke-4 Indonesia eXtreme Offroad Racing yang akan berlangsung pada 13-14 September mendatang di Sirkuit Offroad Gedongombo Semanding, Tuban, Jawa Timur.
Read More

Ini Bocoran Tampang Honda CBR150R Buatan Lokal

Jakarta, KompasOtomotif — Rencana PT Astra Honda Motor (AHM) untuk menelurkan CBR150R versi lokal untuk menyaingi kesendirian Yamaha R15, September 2014, mulai bocor sedikit demi sedikit. Foto-foto tampangnya banyak dipublikasi oleh parablogger otomotif sejak sepekan terakhir.

Hal ini diperkuat dengan undangan AHM ke meja redaksi untuk menghadiri peluncuran produk baru (meski tak disebutkan detailnya), Minggu (7/9/2014), di Jakarta. Indikasi terbesar adalah peluncuran produk tersebut.

Bocoran tampang produk yang sering disebut berkode K45 itu ternyata cukup banyak. Bahkan yang terbaru, muncul foto versi Repsol yang akan menjadi salah satu varian.

AHM memang termasuk produsen yang kerap kecolongan foto dari kalangan internal. Jika benar, foto seharusnya diambil di kawasan pabrik, tetapi dipublikasi dengan teknik crop agar backgroundtersamar.
ModelDari gambar yang tidak lagi sepotong-sepotong, terlihat modelnya menggunakan dua mata seperti CBR250R terbaru. Bodinya ada yang berbeda dari versi impor dari Thailand, termasuk fairing.Bagian belakang akan berbeda, tak lagi mengadopsi model lama dengan ”tanduk”.

Para blogger banyak menyebut model ini berbagi sasis dengan CB150R Streetfire. BocoranKompasOtomotif sendiri sudah pernah mengatakan bahwa CBR150R lokal akan banyak berbagi komponen dengan CB150R.

Sumber juga menyatakan, CBR150R lokal siap bersaing langsung dengan Yamaha R15 yang dibanderol Rp 28 juta. Harga disebut kompetitif karena secara teknologi lebih lengkap. Akan lebih mahal, tetapi diprediksi tetap di bawah Rp 30 juta.
Read More

Bahaya Menggunakan "Earphone" bagi Pengendara

Jakarta, KompasOtomotif – Tren salah kaprah yang akhir-akhir ini merebak adalah menggunakan headset/earphone saat berkendara. Kebanyakan dilakukan para bikerdengan maksud mengurangi stress dan jenuh karena macet. Tapi dengan begitu, bahaya justru semakin mengancam karena kewaspadaan yang bersumber dari telinga sangat jauh berkurang.

Divisi Humas Mabes Polri kembali gencar mengingatkan hal ini melalui banyak cara, salah satunya lewat media sosial. Dituliskan, mendengarkan musik memang ampuh membuat orang menjadi rileks, namun harus dilakukan pada waktu dan tempat yang benar.

Penggunaan earphone untuk mendengarkan musik saat berkendara maupun berjalan kaki sangat tidak dibenarkan. "Sensor tubuh" untuk mendengar suara yang ada di sekitarnya jauh berkurang. Misalnya bunyi klakson, suara kendaraan dan kereta api yang akan melintas.

”Gunakanlah earphone pada tempatnya. Jika digunakan untuk berkendara di jalan akan berpotensi mengakibatkan kecelakaan dan mengganggu orang lain," begitu tulis Humas Mabes Polri difanpage Facebook, (30/8/2014).

Bukan sembarangan memberi pesan, Hal ini dipertegas dengan penelitian yang dilakukan Richard Lichenstein dari University of Maryland Hospital for Children di Baltimore, AS. Diungkapkan, pada periode 2004-2011 jumlah kecelakaan pejalan kaki yang tengah menggunakan earphonemeningkat tiga kali lipat. Sekitar 70 persen korban mengalami cedera fatal akibat tertabrak mobil, kereta, truk, bis, dan kendaraan lain.

Peringatan ini juga berlaku untuk pengguna mobil yang acap menggunakannya untuk mendengarkan musik. Padahal, ada sound system yang bisa dimanfaatkan.
Read More